Showing posts with label Stres. Show all posts
Showing posts with label Stres. Show all posts

Tuesday, October 2, 2012

Hindari Stres, Jangan Lupa Makan Siang

Lelah dan stres mendera setelah berkutat dengan bertumpuk pekerjaan? Inilah 12 langkah menurunkan stres, meningkatkan kebugaran dan menyehatkan Anda.

Berikut seperti dilansir dari iVillage.com:

1. Istirahat
Sebuah survei yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa dua pertiga dari pekerja AS mengalami stres dalam satu tahun terakhir ini. 30 persennya mengatakan, stres kerap dialami setidaknya selama lima hari kerja, sepanjang tahun 2011.

Jangan pernah abaikan stres yang mendera. Anda perlu strategi untuk menurunkan tingkat stres tersebut. Cobalah dengan istirahat pendek selama beberapa menit. Anggap saja ini merupakan bonus sebelum menyelesaikan pekerjaan berikutnya. Hal ini akan membantu Anda tetap fokus dan produktif.

2. Belajar ketrampilan baru
"No pain, no gain", tak ada yang bisa diperoleh dengan cuma-cuma, semuanya butuh proses. Seperti juga Anda yang dituntut terus belajar, meski semua orang sudah mengakui Anda sudah pintar dan cekatan.

Menurut sebuah studi yang dibukukan dalam Journal of Happiness Studies, terus belajar mengasah ketrampilan baru terkadang bisa memancing stres, namun efeknya memberikan kepuasan jangka panjang.

Faktanya, kemunduran dan frustasi sering menyebabkan kita menyerah pada tujuan kita. Namun, jika Anda mau melakukan perubahan, dan menyemangati diri untuk terus maju, meski impian itu terasa tidak mungkin, maka Anda telah berhasil melawan rasa malas itu dan bersiaplah mencapai kepuasan hidup yang lebih besar.

3. Naik tangga
Sesekali naiklah tangga, meski Anda bisa lebih cepat sampai di ruangan Anda di lantai atas dengan menggunakan lift. Naik tangga akan membuat tubuh lebih bugar, pun membantu mengencangkan otot panggul. Sebuah studi yang dilakukan di tahun 2010 menemukan, pekerja yang rajin naik turun tangga jauh lebih bugar. Membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular, selain mengontrol berat badan, tekanan darah dan kadar kolesterol.

4. Tidur siang
Meletakkan kepala sejenak di atas meja kerja lalu tertidur untuk beberapa menit, bukan berarti Anda malas. Sebuah penelitian menunjukkan, terlalu lelah di jam produktif justru menurunkan performa kerja. Saat energi mulai terkuras, saatnya Anda me-recharge energi selama kurang lebih 15-20 menit untukt tidur siang. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketrampilan berpikir kritis dan meremajakan Anda.

5. Menjaring teman
Memperluas pertemanan bisa menambah usia hidup. Menurut sebuah studi dalam jurnal Health Psychology, bekerja bersama orang-orang ramah di lingkungan kerja dapat membantu menurunkan risiko yang lebih kecil dari semua penyebab kematian daripada bekerja dengan orang yang tidak mendukung Anda. Penelitian lain menunjukkan bahwa memiliki jaringan pertemanan yang kuat dapat membantu Anda tetap sehat dan muda.

Cobalah untuk mengambil beberapa menit dari waktu istirahat Anda untuk menjalin ikatan dengan teman-teman kantor. Cara ini dijamin membantu Anda menghilangkan stres, pun baik untuk kesehatan jiwa Anda.

6. Tinggalkan pekerjaan
Menurut survei waktu kerja yang dilakukan di tahun 2010 di AS menunjukkan, kehidupan pekerja wanita di tahun 2009 mengalami peningkatan, terutama menjelang akhir pekan. Sementara survei oleh University of Rochester menunjukkan bahwa bekerja jelang akhir pekan memengaruhi kesehatan.

Pada hari Jumat hingga Minggu sore, peserta yang disurvei berada pada suasana hati yang lebih baik. Mereka menunjukkan vitalitas yang lebih besar dan memiliki lebih sedikit sakit dan nyeri. Mungkin karena efek positif yang disebut sebagai "Efek akhir pekan"

Penelitian ini menjelaskan bahwa Anda perlu membebaskan diri untuk memilih bekerja pada hari yang Anda merasa lebih produktif. Namun, para peneliti menyarankan, hindari bekerja di akhir pekan. Luangkan sejenak waktu untuk teman dan orang yang Anda cintai. Melakukan hobi dan kesenangan, sebuah cara terbaik untuk bersantai.

7. Berdiri
Pinggang Anda pegal-pegal karena terlalu lama duduk? Berdirilah. Gerakkan tubuh untuk membuat Anda kembali bugar. Para peneliti telah menemukan bahwa kegiatan ringan berdiri lalu berjalan mengambil minum di pantry, jika terus menerus dilakukan akan memiliki efek kumulatif pada kebugaran kardiovaskular seseorang.

Coba juga melakukan kegiatan naik turun tangga, atau berjalan cepat di sekitar kantor. Lakukan hal ini setiap hari, dan stres Anda pun segera lenyap.

8. Go Green
Tanaman adalah salah satu cara mengusir stres. Belilah tanaman untuk menghias meja Anda. Segar dan hijaunya tanaman di dalam pot mengurangi lelah dan ketidaknyamanan, selain meningkatkan kinerja dan suasana hati. Berinteraksi dengan alam merupakan salah satu cara mendapatkan semangat dan menenangkan saraf Anda. Sebuah penelitian di Norwegia menemukan 20-30 persen pekerja yang memiliki tanaman sebagai pajangan di meja kerjanya terhindar dari gejala fisik, termasuk kelelahan, batuk dan tenggorokan kering.

9. Bersyukur
Kunci kebahagiaan di tempat kerja adalah, mengingat apa yang Anda sukai tentang pekerjaan Anda. Terapkan hal tersebut maka Anda akan lebih pandai bersyukur. Meski terkadang tidak mudah, namun renungkan manfaat atas apa yang telah Anda capai, sehingga membuat Anda lebih menghargai kesibukan yang dijalani.

Mengekspresikan rasa syukur membantu Anda mengatasi stres dan tetap berpikir positif. Namun, bukan berarti Anda mengabaikan masalah. Gunakan waktu Anda untuk bertukar pikiran dengan teman untuk mencari solusi.

10. Jangan lupa makan siang
Anda harus menyelesaikan bertumpuk dokumen yang harus siap di meja bos sore ini, namun bukan berarti harus melewatkan makan siang, kan?. Ambillah hak Anda untuk istirahat sejenak, mengisi perut. Anda masih butuh energi untuk meningkatkan produktivitas, disamping menurunkan stres karena perut kosong.

Menurut American Psychological Association, stres kerja kronis dapat menyebabkan peradangan yang mengarah pada penyakit jantung. Sebaliknya, ambil langkah mundur dari pekerjaan Anda. Hirup udara segar di luar ruangan atau menelepon teman. Ingatkan diri, bahwa Anda tidak selalu dapat mengontrol berapa banyak pekerjaan yang harus Anda selesaikan.

11. Tertawa
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science menemukan bahwa berada dalam suasana hati yang baik meningkatkan kreativitas. Dan, melakukan hal-hal menyenangkan di tempat kerja yang membuat Anda tertawa bahagia bisa mambantu mengurangi stres. Menonton video lucu, misalnya.

12. Berselancar di dunia maya
Para peneliti dari unversitas Melbourne berteori, otak dapat bekerja lebih efektif setelah memiliki kesempatan untuk istirahat dari berkonsentrasi. Jika bos menangkap Anda tengah menonton video di YouTube, bilang saja padanya bahwa Anda melakukannya untuk kebaikan perusahaan.

Sumber : http://www.suaramerdeka.com| Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi

Sunday, September 23, 2012

Risiko Buruk bagi Pekerja Stres

PEKERJAAN yang menimbulkan stres sangat berbahaya bagi pekerja. Merka terancam mengalami risiko serangan jantung bahkan hingga 23 persen.

Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet tersebut, memuat juga informasi bahwa mengisap rokok dan duduk berlama-lama saat bekerja, ditambah dengan kurangnya aktivitas fisik, diklaim jauh lebih merusak kesehatan.

Dalam studi, para peneliti menganalis tekanan pekerjaan pada pegawai yang sebelumnya diketahui tidak memiliki penyakit jantung koroner (CHD). Peneliti meminta mereka untuk mengisi daftar pertanyaan mengenai tuntutan pekerjaan, beban kerja, tingkat tuntutan tekanan waktu, dan kebebasan mereka untuk membuat keputusan.

Peter Weissberg, Direktur Medis di British Heart Foundation, mengatakan temuan itu mempertegas bahwa berada dibawah tekanan pekerjaan dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Dari temuan itulah para peneliti menyarankan para pekerja untuk mengonsumsi makanan dengan gizi  simbang, olahraga rutin, dan berhenti merokok. "Semua itu sangat penting dilakukan untuk mencegah risiko tersebut," ujar Weissberg. (Time/*/OL-06)


Sumber : mediaindonesia.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi

Saturday, September 22, 2012

Penyebab Anda Gampang Marah

Setiap orang pasti memiliki tingkat emosi yang berbeda, tergantung bagaimana masing-masing individu dapat mengendalikan. Perlu anda ketahui apa saja yang menjadi penyebab anda jadi gampang marah. Marah merupakan emosi yang sehat seperti halnya menangis atau tertawa. Jika seseorang marah, penyebabnya bisa karena kecewa, takut, tersinggung atau merasa terluka.

Namun, jika Anda menemukan orang terdekat marah secara berlebihan, selidiki dulu apakah ia dalam pengaruh pengobatan atau menderita suatu penyakit.

Dr. Helen Stokes Lampard dari Royal College of General Practitioners mengatakan, ada sejumlah kondisi medis dan obat-obatan yang dapat menyulut kemarahan seseorang. Berikut adalah 8 hal yang sering dilaporkan terkait tingkat kemarahan di antara pasien :

1. Hipertiroidisme
Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita. Menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham and BMI the Priory Hospital, Birmingham, hormon tiroid mempengaruhi sistem metabolisme Anda. Hal ini akan meningkatkan kegelisahan, gugup, serta sulit berkonsentrasi. Ketika tiroid terlalu aktif, ini dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah berteriak kepada anak-anak Anda, suami, atau orang lain.

2. Obat kolesterol
Statin yang diresepkan sebagai obat kolesterol tinggi menimbulkan efek samping yang menyebabkan seseorang mudah kehilangan kesabaran. Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas California, statin akan membuat serotonin lebih rendah, yang menyebabkan peningkatan depresi dan kematian.

3. Diabetes
Seorang penderita diabetes yang kekurangan gula darah akan meningkat kemarahannya. Ketidakseimbangan kadar gula pada tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan serotonin dalam otak. Akibatnya, sesorang menjadi lebih agresif, kebingungan, marah berlebihan dan bahkan serangan panik.

4. Depresi
Menurut Paulus Blenkiron, seorang psikiater di Bootham Park Hospital, York, akibat depresi seseorang dapat merasa sangat marah, gelisah serta menyebabkan perasaan tidak berharga, malu atau merasa bersalah.

5. Autisme
Gangguan perkembangan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan otak secara normal serta ketrampilan sosial dan komunikasi. Banyak hal yang menstimulasi sensorik dapat meningkatkan kemarahan penderita autisme.

6. Alzheimer
Penyakit ini merupakan bentuk demesia atau kepikunan yang mempengaruhi fungsi otak termasuk perilaku emosional dan kepribadian seseorang. Hal ini dapat menyebabkan ledakan kemarahan.

7. Obat tidur
Obat-obat tidur seperti Benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.

8. Sindrom pra menstruasi
Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

Melihat delapan penyebab di atas, Anda kini mengerti bahwa kemarahan orang yang Anda cintai belum tentu berasal dari ego nya. Penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi serotonin dalam otak dan memicu kemarahan yang tidak wajar.

Sumber : doktersehat.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi
Tags : Kesehatan, Psikologi

Thursday, September 20, 2012

5 Perilaku Pria yang Sering Bikin Wanita Kesal

Dok. Thinkstock
Jakarta - Kadang pria bisa menjadi makhluk menyenangkan, tapi di sisi lain, mereka juga bisa jadi orang yang paling menyebalkan di dunia. Mengetahui kebiasaan pria, mungkin bisa membantu Anda sedikit memahami perilaku 'ajaib' mereka. Dikutip dari Times of India, berikut ini lima perilaku paling menyebalkan tentang pria.

1. Sok Jago
Pria memang dikesankan sebagai makhluk yang kuat dibandingkan wanita. Tapi ada sesuatu yang dimiliki pria, yang lebih rapuh daripada wanita, yaitu egonya. Sekali ego pria dilukai, dia tidak akan pernah lupa dan bisa merasa rendah diri. Oleh karena itu, pria kerap melakukan hal-hal yang bisa menaikkan egonya. Misalkan, memamerkan kejantanan dengan mengebut di jalan raya, bertindak posesif dan protektif terhadap kekasih, atau menunjukkan kekuatan fisik dengan berkelahi atau melakukan kegiatan yang memicu adrenalin.

2. Berkomentar Tentang Fisik Wanita
Saat berkumpul, pria-pria cenderung senang mengomentari penampilan fisik wanita. Menurut mereka, ukuran dada atau bokong adalah topik obrolan paling seru dan menyenangkan. Sebagian bahkan senang mengomentari tubuh wanita yang terlalu gemuk atau kurus. Hal ini mungkin tidak akan mengganggu, tapi selama mereka tidak membicarakannya di depan kita.

3. Berlagak 'Bodoh'
Pernahkah Anda terlibat perdebatan yang cukup sengit dengan teman pria atau kekasih, lalu di akhir pembicaraan, dia tiba-tiba berkata "Jadi, apa masalah kamu sekarang?" atau "Sebenarnya apa maksud omongan kamu?". Pria terkadang suka bertindak seakan-akan dia tidak mengerti apa-apa. Perilaku ini biasanya dilakukan agar mereka terhindar dari perdebatan, apalagi bila lawan bicaranya wanita. Pada dasarnya, pria adalah makhluk yang benci berargumen dan memilih berbicara langsung ke akar masalah.

4. Tenggelam Dalam Dunianya Sendiri
Sifat paling menyebalkan lainnya dari pria adalah, mereka menganggap hidup dalam dunianya sendiri. Dunia di mana mereka bisa bertindak bebas. Sifat ini biasanya terlihat ketika pria terlibat hubungan asmara. Meskipun tidak bisa disamaratakan, tapi pria biasanya cenderung mengatur dan ingin kekasihnya menuruti semua perintah dan keinginannya.

5. Pelupa
Pria cenderung lebih memikirkan hal-hal yang sifatnya penting dan besar. Hal-hal detail dan kecil sering dilupakannya. Jadi jangan heran, bila pria kerap lupa dengan tanggal pertama kali dia berkencan dengan kekasihnya, atau kado ulang tahun pertama apa yang dia terima dari sang pacar.


Sumber : http://wolipop.detik.com / Kumpulan Informasi Menarik / Foto : ilustrasi
Tags : Seputar Pria, Hubungan Asmara